15 April 2009

Kepada Siang dan Malam

Kepada siang kutitipkan hidup dan kepada malam kusampaikan rasa, pada keduanya kugantungkan mimpi dari kumandang hati. keberadaan siang mengulitiku dengan teriknya, membakar nadi dan melelehkan keringat di sekujur tubuh namun terangnya menghangatkanku dari angin dingin yang membekukan tulang rusuk, siang kerap membuatku bingar dengan percakapan yang memecah dinding, namun sanggup menerangi pandanganku hingga aku dapat melihat dengan sempurna. ku tanya pada siang 'bolehkah aku meninggalkanmu barang sesaat hanya untuk sedikit merasakan ketenangan di sunyinya malam? ' dan siang menjawab 'baiklah ! tapi tetap aku akan membangunkanmu pada waktunya, karena akulah hidupmu dimana kau terbiasa menjalani segala sesuatunya pada waktuku, dimana kau biasa menghangatkan tubuhmu dengan terikku, dimana kau terbiasa melihat bias pelangi dengan terangnya matahariku. Aku tertegun.. siang mampu menghidupkanku dan memberiku hangat, namun aku tetap ingin beranjak pada malam, ketika sunyinya menenangkan jiwa yang tak tenang, ketika tenangnya sanggup melemaskan seluruh ketegangan, ketika ku tau dia sanggup mendinginkan hati yang terbakar amarah, kecewa, benci. Dan aku ingin tetap bersama malam, karena dia mampu menunjukan kerlipnya bintang yang siang tak sanggup tunjukkan, dia menerangiku dengan indahnya bulan, walau malam tak seterang siang namun dia memberiku segala bentuk keindahan dengan segala keterbatasannya. Pada sepertiga malam terakhir Maha kuasa datang melihat hambaNya yang mensujudkan kening untuk memujaNya, pada malam menjelang fajar pun malaikat datang membangunkan dan menyaksikanku bersujud pada yang Maha kasih, dan disaat malam pula aku dapat mengharapkan sebuah harapan pada bintang jatuh yang ekornya tampak begitu indah memecah langit. Namun malam tak dapat menghangatkanku dari dinginnya sepi, tak mampu menunjukkan birunya langit, tapi hanya malam yang sanggup tenangkan kegalauan, hanya malam yang temaniku merepih waktu, menghidupkan cinta dan merangkai mimpi. Aku ingin bersama malam walau siang membangunkanku, aku tetap ingin bersama malam karena dia telah menjadi bagian dari hidupku, aku berharap terus bersamanya untuk mewujudkan mimpi yang dirangkai dengan kerlipnya bintang, di naungi terangnya bulan dan di selimuti hawa dingin yang menyejukan hati. Aku tetap ingin bersamanya !.. tapi siang telah datang menjemputku dan membangunkan aku dari mimpi, siang kembali membungkusku dengan hangatnya, namun tetap terkadang membakarku. 'Malam, ijinkan aku pergi sebentar menghangatkan tubuhku, tapi aku pasti kembali untuk melanjutkan semua mimpi '...

03 April 2009

To all husbands, luv ur wife...!!

A man was sick and tired of going to work every day while his wife stayed at home. He wanted her to see what he went through each day, so he prayed " Dear Lord, i go to work every day and put in 8 hours of hard work, while my wife merely stays at home. i want her to know what i go through, so please create a trade in our bodies ".

God, in His infinite wisdom, granted the man's wish. The next morning sure enough the man awoke as a woman. He arose, cooked breakfast for his mate, awakened the kids, set out their school clothes, fed them breakfast, packed their lunch, drove them to school then came home ?.. no, picked up the dry cleaning, took it to the cleaners and stopped at the bank to draw money to pay the alectricity and telephone bills.

He drove to the electricity company and the phone company and paid the bills, went grocery shopping, came home and put away the groceries. He cleaned the cat's litter box and bathed the dog. By then it was already 1:00 pm, so he hurried to make the beds, do the laundry, vacuum dust and sweep and mop the kitchen floor.

He rushed to the school to pick up the kids and got into an argument with them on the way home which he had to sort out in a gentle " motherly " fashion. He set out cookies and milk ang got the kids organized to do their homework, then set up the ironing board and was able to watch abit of TV while he did the ironing. By then it was 4.30 pm, so he began peeling potatoes and washed greens for salads. he prepared the chops and fresh vegetables and got everything ready in time for an early dinner.

After supper, he cleaned the kitchen, ran the dishwasher, folded laundry, bathe the kids and put them to bed. At 9.00 pm he was exhausted and although his chored weren't finished for the day, he went to bed where was expected to make love, which he managed to get through without complaining. The next morning he awoke and immediatelyknelt by the bed and said " Lord, i don't what i was thinking. i was so wrong to envy my wife's being able to stay home all day. Please..o please, let us trade back ! "

The Lord, in his infinite wisdom, replied, " My son, I feel you have learned your lesson and I will be happy to change things back to the way they were. You'll just have to wait 9 months though, because you got pregnant last night !! "